Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 November 2019

Identifikasi 2019

Jumlah tanaman sampai saat ini adalah 1.928 Pohon
Terdiri dari 1.053 tanaman lama dan selebihnya adalah tanaman baru musim tanam 2019, yaitu mulai bulan Nopember 2019.

Untuk Semua Tanaman INVESTOR Sejumlah 1.762 Pohon semua sudah tercover pada 25 Nopember 2019. Sedang yang jenis malacensis sebagian sudah di ganti dengan jenis girinof dan juga di upayakan grafting dengan perhitungan efektif tahun 2019.

Upaya grapting adalah menyambung jenis malacensis dengan girinof dengan harapan kecepatan besar bisa sama dengan girinof dan di anggap start th 2019. Untuk lebih jelasnya silahkan KLIK DISINI

Mohon maaf kepada segenap INVESTOR yang sudah menanam modal sejak tahun 2013 tetapi belum mendapatkan hasil hingga saat ini. Semoga  tanaman Girinof / grafting pada musim tanam 2019 ini dapat tumbuh dengan sepantasnya dan bisa membawa hasil baik 10 tahun mendatang.

Orientasi kedepan adalah, "Kelola dan pembesaran BATANG"

berikut daftar UPDATE Tanaman INVESTOR :

JIka ada yang kurang sesuai silahkan menghubungi kami..

Nb.
Karena sesuatu dan lain hal untuk posisi tanaman mungkin berbeda dengan yang tertera di surat kepemilikan, harap maklum yang penting jumlah sesuai dengan yang di investasikan dan semoga 7 tahun kedepan sudah bisa INOKULASI masal, sehingga kita bisa merasakan hasil bersama-sama..

=======================================================
No
Nama
Jumlah pohon
TOTAL
2013 +
2015 +
2019
1
Agus Supriyanto
-
-
10
10
2
Antonius Muri
-
30
20
50
3
Dahlia Silawati
-
10
6
16
4
Dwi Jatmiko
210
156
244
610
5
Firman Wardhani
-
-
22
22
6
Firmasyah NQ
60
-
40
100
7
I Wayan Juli Artana
60
72
88
220
8
Ngudi Luhur
30
-
20
50
9
Lindawijaya
60
40
40
140
10
MGBD BLT
-
6
18
24
11
M Hanif Iswanto
60
40
-
100
12
Novadian B
30
20
100
150
13
Rinikartika
-
32
8
40
14
Rudi Prayitno
-
-
10
10
15
Subani
120
30
50
200
16
Sumadi
-
24
16
40
=======================================================

Kamis, 20 April 2017

Data jumlah tanaman terbaru

 Update 28 Maret 2017

Tanaman investor : 1.538 pohon (sementara)
Total Tanaman Hidup : 1.143

Catatan:
Tanaman investor yang masuk tahun 2012 - 2015 jenis Malacensis sesuai identifikasi yang dilakukan daya hidup 50% dan kecepatan tumbuh rata-rata 45%, dengan demikian untuk tanaman-tanaman tahun tersebut kami asumsikan hanya hidup 50% saja.

Oleh sebab itu di upayakan pengganti jenis gyrinof dan akan tuntas tahun 2017 ini bekerjasama dengan GLC sebagai penyedia bibit serta resmi ijin edar dari kementerian kehutanan RI.

Kami berharap kelapangan hati bagi para investor, karena kami juga dalam proses penjajakan jenis Gaharu yang cocok hidup di pulau jawa.

 No
Nama Jml. tmn Jml. hdp Keterangan
 1
Ngudi Luhur
50
21
Yang mati masih di upayakan
 2
Antonius Muri
50
30 tanaman pengganti jenis Grynop
 3
Moh. Hanif Iswanto
100
75
 4
Novadian B.
150
110
 5
Firmansyah N.Q
100
60
 6
Dwi Jatmiko
350
300
 7
Linda WIjaya
120
110
 8
I Wayan Juli Artana
220
165
 9
Subani
200
146
 10
Sumadi
40
30
 11
Marsi
10
5
 12
Kartika
60
40
 13
Saimun
4
0
 14
Eko Budianto
4
2
 15
Siswanto
20
19
 16
Dahlia Silawati
16
10
 17
MgBd Blt
24
20
 18
Yatini
20
-
Ttl. Sementara
1.538
1.143



Dari jumlah hidup ini kenyataan di lapangan sebenarnya lebih besar. Yaitu tanaman yang petumbuhannya sangat lambat dan tidak layak, tidak ikut di masukan ke data.

Untuk itu bagi investor yang jumlah pohonya masih kurang terlalu banyak harap bersabar, di upayakan tahun 2017-2018 selesai untuk penggantinya.

Jumat, 18 November 2016

Perawatan dari hama (ulat)

Kemarau basah membuat curah hujan dan kelembapan tinggi, yang mengakibatkan mudah tumbuh/hidupnya parasit berupa ulat yang  merajalela. Hingga saat ini udah memasuki musim penghujan tahun 2016 di butuhkan ketelitian dan penanganan khusus dalam memberantas ulat.

Dengan obat buatan sendiri (walau kadang juga pakai yang kimia dengan dosis rendah 10mm/16ltr)  berupa daun paitan yang di permentasi menghasilkan obat anti ulat dimana ulat mabok dan perlahan-lahan meninggalkan pohon/mati.

Dengan  melakukan penyemprotan secara berkala semoga hama ulat ini tidak sampai merusak/membuat pohon stres dan mati. Kita berdoa aja semoga semua berjalan dengan lancar.

Berikut beberapa foto ketika sedang di kebun...











Kamis, 03 November 2016

Pemupukan dan Penyiangan

Tahun 2016 adalah tahun yang serba repot.
Pertama kemarau basah, yang hampir tidak ada hari tanpa air hujan.
Kedua beberapa kebun sulit di jangkau kendaraan (motor) karena jalan yang rusak tergerus air hujan. Ketiga kelembapan tinggi sehingga tanaman mudah keserang jamur dan yang paling menjengkelkan serangan ulet.

Walau kondisi yang sedemikian rupa, tetapi harus tetap semangat. Bulan ini kegitan MK-Gaharu terfokus pada pemupukan dan penyiangan, karena tiap hari hujan sangat mungkin rumput liar cepet berkembang dan bahkan cenderung mengalahkan.

Juga di upayakan pemantauan serangan ulat pemakan daun yang sampai saat ini udah memakan korban 4 pohon umur 1,5 th mati karena strees daunya habis.

Proses ini sangat memakan waktu, karena jam kerja yang terbatas yaitu hanya sampai jam 11 siang tiap harinya, selebihnya hujan udah turun dan terpaksa berhenti.

Berikut beberapa foto sebagai dokumentasi.

Salam sukses.




Minggu, 30 Oktober 2016

Perkembangan Kebun MK th 2016

Berikut keadaan dan perkembangan kebun Metta Karuna Gaharu. Bagi para investor semoga bisa menjadi gambaran dan kebanggaan.

Selamat dan Sukses.

ini kebun MK, untuk kebun-kebun investor akan menyusul di video-video berikutnya.

Minggu, 31 Januari 2016

Informasi awal tahun 2016

Kepada semua investor yang masuk dan memulai kerjasama tahun 2012 s/d 2014, di mana pada saat itu jenis gaharu yang di tanam adalah aqularia malasensis, karena kondisi alam yang berbeda dengan habitat aslinya yang mengakibatkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang bagus, maka tanaman-tanaman yang sangat tidak bagus / tidak layak, maka akan di ganti (sulam) dengan jenis girinop.
Dengan catatan di upayakan dengan cara bertahap, karena untuk mengganti keseluruhan secara bersama, membutuhkan banyak energi yang di luar kemampuan. Oleh sebab itu harap maklum.

Demikian info ini, semoga bermanfaat..

Salam.

Sabtu, 05 September 2015

Kemarau 2015

Musim kemarau tahun ini cukup panas dan membuat tanah kering, untuk merawat demi kelangsungan hidup tanaman gaharu maka di lakukan penyiraman, terutama bagi tanaman-tanaman baru yang masih berusia 6 bulan, yaitu tanaman yang di tanam pada musim hujan tahun lalu. Berikut dokumentasinya :







Senin, 06 April 2015

Perkebangan Kebun Metta Karuna 2015

Seiring berlalunya waktu sejak akhir tahun 2012, Kebun MK-Gaharu sudah mulai kelihatan tumbuh berkembang. Tanaman pertama Jenis Aquilaria malaccensis agak kurang bagus pertumbuhannya. Menurut para pakar Gaharu mengatakan bahwa: 


  1. Pertumbuhan yang kurang bagus di sebabkan adaptasi tanaman yang membutuhkan waktu satu tahun lebih.
  2. Bibit yang di datangkan langsung dari Kalimantan memungkinkan bibit tersiksa saat dalam perjalanan yang umumnya menggunakan truk yang tertutup rapat sehingga panas di dalam truk mempengaruhi bibit tersebut.
  3. Suhu dan iklim di pulau jawa berbeda dengan suhu dan iklim tempat populasi tanaman Gaharu di Kalimantan, Sumatra, Papua.
Tetapi untuk tanaman jenis Grynop sangat bagus pertumbuhan serta adaptasi yang relatip cepat yang kira-kira hanya membutuhkan waktu 3-5 bulan saja.
untuk itu kedepan mulai tahun 2015 ini MK-Gaharu akan mengembangkan tanaman jenis Grynop ini.

Berikut ini adalah foto-foto perkembangan tanaman Gaharu di kebun MK-Gaharu.

Untuk Album Foto lengkap KLIK SINI

Tinggalkan jejak anda dengan berkomentar, kami tunggu masukan yang baik demi kemajuan web ini, terima kasih













Kamis, 02 April 2015

Pengumuman

Kepada semua investor ... 
Sehubungan dengan tanaman Gaharu yang telah di tanam sejak tahun 2012 s/d 2014 oleh MK-Gaharu, sebagian ada yang mengalami staknasi (berhenti tumbuh) atau mati, sehingga perkembangan pertumbuhan dan jumlah tanaman tidak sesuai dengan harapan. 

Oleh sebab itu dengan ini di beritahukan bahwa :
  1. Tanaman yang mengalami staknasi akan tetap dipertahankan, tetap di rawat seperti yang lain dengan harapan nanti bisa tumbuh dan berkembang dengan layak (catatan: jangka waktu panen akan lebih panjang tidak sesuai harapan, masa panen nanti bisa bertahap tidak sekali langsung habis).
  2. Bagi tanaman yang mati akan diganti dengan varitas berbeda (Grynop: untuk investasi tahun 2012 s/d Juni 2014, untuk yang Juni 2014 ke atas sudah pakai bibit Grynop) yang sudah terbukti pertumbuhan lebih bagus (di Blitar dan sekitarnya), dengan catatan posisi tanaman mungkin berbeda yang artinya tanaman yang bersangkutan bisa berbeda lokasinya tidak sesuai dengan yang tertera dalam surat perjanjian dan surat keterangan posisi tanaman yang di pegang oleh investor. (tetapi tetap di jamin investasi 100 = 100) tidak di kurangi sedikitpun.
  3. Untuk poin 1 dan 2 harap maklum, karena pengelola dalam hal tanaman gaharu masih dalam proses belajar dan bekerja bersama-sama serta masih mulai dari 0 (nol), tetapi tidak usah khawatir karena team ahli yang mendukung proyek MK-Gaharu sudah profesional, termasuk untuk Inokulasi nantinya sudah bisa di tangani sendiri oleh kelompok Gaharu Blitar.
  4. Untuk semua investor yang sampai akhir tahun 2018, jumlah pohonnya belum sesuai mohon di maafkan, karena proses pembibitan tahun 2018 kami mengalami kegagalan, dalam hal ini bukan kesalahan Investor melainkan kesalahan kami dalam mencari dan mencerap informasi pembibitan yang kurang cermat sehingga membuat proses pembibitan tidak bagus.
Demikian pemberitahuan ini semoga bisa menjadikan periksa.

ttd

Pengelola MK-Gaharu

catatan:
Update tanggal 15 Nopember 2018

Selasa, 16 Desember 2014

Proses ujicoba inokulasi gaharu blitar

Pada bulan Agustus 2014, team gaharu  Blitar malakukan ujicoba inokulasi gaharu dengan fusarium yang di temukan dan di kembangkan  oleh putra bangsa.  Dengan ijin Allah Tuhan Yang Maha Esa team telah selesai  melakukan inokulasi pada gahaharu usia 5-8 tahun. Pada usia 2 minggu setelah di inokulasi pohon mengeluarkan aroma khas gaharu dari jarak 1 s/d 2 meter.  Menggemparkan!!! proses ini di perkirakan  6 bulan sudah bisa di panen.
Berita ini menyebar hingga ke petani-petani yang sudah menanam gaharu lebih awal, meminta untuk melakukan inokulasi di pohon-pohon mereka, tetapi sementara belum dilayani karena fusarium ini masih proses riset untuk penyempurnaan hingga ujicoba selesai sekitar bulan Februari 2015.
Dirjen Kemenko sempat meninjau hasil sementara inokulasi pada bulan Oktober 2014 dan di liput oleh stasiun televisi (JTV).
Lokasi : Kediri Jawa Timur
Info lebih lanjut silahkan hubungi kami.
Berikut foto-foto dari kegiatan tersebut.. atau Klik Disini














Sabtu, 01 November 2014

Kebun Metta Karuna

Seiring berlalunya waktu, 2 tahun sudah Metta Karuna  beserta anggota dan para investor  membangun jaringan tanaman gaharu. 2000 pohon lebih sudah di tanam di Kab. BLITAR, Khusus di Kec. DOKO  900 pohon sudah tumbuh dan berkembang. Suatu kebanggaan sudah begitu banyak investor yang menjalin kerjasama dengan Metta Karuna. Semoga kerjasama ini akan membawa manfaat di kemudian hari.
Berikut foto-foto tanaman yang sudah mulai tumbuh berkembang yaitu tanaman bulan Januari 2012 hingga Februari 2014.